Senin, 21 September 2015

RESUME MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM)

PENGERTIAN , RUANG LINGKUP , KECENDERUNGAN
DAN PENTINGNYA MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

a.       Pengertian MSDM
1.      Manajemen berasal dari kata kerja to manage (bahasa inggris), yang artinya mengurus , mengatur ,melaksanakan dan mengelola
2.      Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu sumber daya yang terdapat dalam organisasi , meliput semua orang yang melakukan aktivitas.
3.      MSDM merupakansuatu gerakan pengakuan terhadap pentingnya unsur manusia sebagai sumber daya yang cukup potensial, yang perlu dikembangkan sedemikian rupa sehingga mampu memberikan kontibusi yang maksimal bagi organisasi dan bagi pengembangan dirinya.

b.      Ruang Lingkup MSDM
Tugas MSDM berkisar pada upaya mengelola unsur manusia dengan segala potensi yang dimilikinya seefektif mungkin sehingga dapat diperoleh sumber daya manusia yang puas dan memuaskan bagi organisasi.

            Aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan MSDM ini secara umum mencakup
·         Rancangan organisasi
·         Staffing
·         Sistem reward,tunjangan-tunjangan dan pematuhan
·         Pengembangan pekerja dan organisasi
·         Komunikasi dan hubungan masyarakat

c.       Pengertian MSDM
      Tiga perspektif utama dalam pengertian MSDM yaitu perspektif internasional , nasional/makro , dan mikro.

       Menurut Kiggundu tetang MSDM dalam perspektif internasioanal atau makro : Manajemen sumber daya manusia adalah pengembangan dan pemanfaatan personil (pegawai) bagi pencapaian yang efektif mengenai sasaran-sasaran dan tujuan-tujuan individu, organisasi,masyarakat,nasional dan internasional.

Menurut Moh. Agus Tulus dalam pengertian manajemen dalam perspektif mikro :
MSDM adalah perencanaan ,pengorganisasian,pengarahan dan pengawasan atas pengadaan,pengembangan,pemberian kompensasi,pengintegrasian,pemeliharaan dan pemutusan hubungan tenaga kerja dengan maksud untuk membantu mencapai tujuan organisasi,individu dan masyarakat.

d.      Pentingnya MSDM dalam Organisasi
S.P SiagianmelangkahlebihjauhdenganmengemukakanenampersepktifataupendekatanMSDM :

·         PerspektifPolitik
·         PerspektifEkonomi
·         PerspektifHukum
·         Perspektfsosio-kultural
·         Perspektif administrative
·         Prespektifteknologi

e.       Sembilan Kecenderungan dalam Manejemen Sumber Daya Manusia MSDM ini adalah ditemukannya kecenderungan-kecenderungan baru yang akan berdampak sangat positif terhadap perkembangan dan efektifitas organisasi.

KEDUDUKAN MSDM DALAM ORGANISASI
a.       Organisasi
Menurut Raymond E. Miles member batasan mengenai organisasi :
            Organisasi tidak lebih dari pada sekelompok orang yang berkumpul bersama disekitar suatu teknologi yang dipergunakan untuk mengubah input-input dari lingkungan menjadi barang atau jasa-jasa yang dapat dipasarkan.

b.      Unsur-unsur (Variables) Organisasi
Unsur-unsurutama yang sering dijadikan pedoman untuk membedakan suatu organisasi dengan organisasi yang lain adalah :
·         Goals (tujuan-tujuan)
·         Technology (teknologi)
·         Structure (struktur)

c.       Unsur-unsur Sumber Daya Manusia
Unsur-unsur (variables) sumber daya manusia meliputi kemampuan-kemampuan ,sikap,nilai-nilai , kebutuhan-kebutuhan,dan kateristik demo grafisnya (penduduk).

d.      PerananManajemen
Menurut Miles ,semua manager akan berada di tengah-tengah sistem tersebut dan sangat dipengaruhi oleh karakteristik-karakteristik organisasi dan manusia dan sebaliknya manager juga mempunyai impak terhadap karakteristik tersebut, Mengubah dan mencocokkannya dengan kepentingan performansi organisasi. Tugas manager adalah bagaimana mengintergrasikan karakteristik tersebut dan untuk itu seorang manager memerlukan semacam suatu mekanisme guna melakukan penyesuaian yang di perlukan.

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
DALAM EVOLUSI TEORI MANAJEMEN

A.    Tiga Model Teori Manajemen
·         Teori Manajemen Tradisional
Weber mengemukakan bahwa spesialisasi yang tegas berdasarkan pengetahuan,keahlian dan ketrampilan merupakan syarat yang mutlak bagi keberhasialan tugas organisasi, dalam prespektif teori Weber merupakan mekanisme yang tepat bagi keberhasialan performansi organisasi.
            Terdapat dua konsep utama yang merupakan pusat model tradisonal yaitu
a.       Ketertiban dan stabilitas
b.      Kewenangan yang didasarkan pada kemampuan


·         Model Human Relations
Menurut Miles : Mereka menegaskan bahwa manajemen tidak bisa membalas dengan uangsemata-mata, karena manusia ingin balasan. Jadi penekanan pada aspek manusia di sini semata-matahanya sebagai minyak pelumas (lubrifikasi).
            Tekanan unsure manusia selalu dikaitkan denga nhasil yang lebih baik,produksi yang lebih tinggi, efisien yang meningkat, efektivitas yang meningkat. Tampaknya ,aspek manusia masih terbatas pada alasemata-mata, yaitu alat untuk memperbesar nilai-nilai demi pencapaian tujuan organisasi.

B.     Model Manajemen Sumber Daya Manusia
Model MSDM dan tujuan daripada model ini adalah menjamin para anggota organisasi untuk ikut serta dalam keputusan-keputusan yang berkaitan dengan kerja mereka, dan pada waktu yang bersamaan untuk melaksanakan self-directng dan self-control dalam menjalankan tugas-tugas mereka sehingga dapat dicapai perbaikan-perbaikan dalam performansi organisasi. Model ini menekankan partisipasi yang lebih luas dari para anggota organisasi dalam unit-unit kerja mereka masing-masing.

NILAI-NILAI DAN IMPLIKASINYA
DALAM MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM)

A.    Pengeruh Lingkungan (Nilai) terhadap MSDM
Nilai –nilai disaring melalui kondisi-kondisi ekonomi, politik, social/budaya, dan teknologi, kemudian menghasilkan berbagai peraturan perundang-undangan, baik oleh lembaga eksekutif, lembaga legislative maupun yudikatif yang semuanya akan berdampak terhadap berbagai fungsi MSDM.
1.      KondisiEkonomi
2.      KondisiPolitik
3.      KondisiSosial/Budaya
4.      KondisiTeknologi


PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA

A.    Pengertian dan Tujuan Perencanaan Sumber Daya Manusia
Perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan fungsi yang pertama-tama harus dilaksanakan dalam organisasi. Perencanaan SDM adalah langkah-langkah tertentu yang diambil oleh manajemen guna menjamin bahwa bagi organisasi tersedia tenaga kerja yang tepat pada waktu yang tepat.

B.     Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perencanaan Sumber Daya Manusia
Perencanaan sumber daya manusia sangat dipengaruhi oleh berbagai factor, baik yang berasal dari dalam organisasi itu sendiri (internal) maupun yang berasal dari lingkungan organisasi (eksternal)
1.      Faktor-faktor Eksternal
Faktor-faktor eksternal adalah berbagai hal yang pertumbuhan dan perkembangannya berada di luar kemampuan organisasi untuk mengendalikannya.
2.      Faktor-faktor Internal
Faktor-faktor internal adalah berbagai kendala yang terdapat di dalam organisasi itu sendiri. Menurut S.P Siagianadalah : (a)  rencana strategic , (b) anggaran , (c) estimasi produksi dan penjualan , (d) usaha atau kegiatan baru dan (e) rancangan organisasi dan tugas pekerjaan.

C.     Hubungan antara Perencanaan Sumber Daya Manusia dengan Anggaran
Hubungan yang menonjol antara perencanaan sumber daya manusia dengan daya tanggap politik dapat ditunjukkan juga melalui cara di mana pemotongan anggaran mempengaruhi instansi pemerintah.

D.    Anggaran dan Manajemen Keuangan
Anggaran merupakan dokumen yang berusaha untuk mendamaikan prioritas-prioritas program dengan sumber pendapatan yang diproyeksikan. Tujuan yang paling utama dari anggaran adalah untuk pengawasan luar,yaitu untuk membatasi sumber daya keseluruhan yang tersedia untuk suatu instansi dan untuk mencegah pengeluaran bagi hal-hal atau aktivitas yang tidak dibenarkan oleh undang-undang.

Tipe anggaran :
-          Ceiling Budget
-          A Line-Item Budget
-          Performance And Program Budgets

E.     Forcasting Sumber Daya Manusia
Metode Forcasting Sumber Daya Manusia yakni :
1.      Inkrementaisme
2.      Collective opinion
3.      Categorical and Cluster Forecasting
4.      Modeling
PRODUKTIVITAS
A.    PengertianProduktivitas
Berbagai ungkapan seperti output,kinerja,efisien,efektivitas dan bang for the buck sering dihubungkan dengan produktivitas. Secara umum, pengertian produktivitas dikemukakan orang dengan menunjukkan kepada rasio output terhadap input. Input bisa mencakup biaya produksi dan biaya peralatan. Sedangkan output bisa terdiri dari prnjualan,pendapatan dan kerusakan. Efisien di ukur sebagai rasio output dan input. Dengan kata lain ,pengukuran efisien menghendaki penentuan jumlah sumberdaya yang dipakai untuk menghasilkan outcome.

B.     Faktor-faktor Determinan Produktifitas
Produktivitas dipengaruhi oleh factor :
-          Knowledge
-          Skill
-          Abilities
-          Attitudes dan
-          Behaviors
Menurut Klingner&Nanbaldian : Produktivitas merupakan fungsi perkalian dari usaha pegawai, yang didukung dengan motivasi yang tinggi, dengan kemampuan pegawai,yang diperoleh melalui latihan-latihan. Dari fungsi-fungsi kepegawaian yang utama pengadaan, alokasi, pengembangan danhu kuman dari sumber daya manusia pengembangan pegawai secara historis kurang mendapat perhatian. Fungsi pengembangan melengkapi fungsi pengadaan, yang menandakan usaha awal dari seseorang majikan untuk menyeleksi orang berdasarkan kemampuan dan factor-faktor lain yang akan berpengaruh terhadap kinerja para pekerja.
C.     Produktivitas dan Efisiensi Administrasi dalam MSDM Sektor Publik
Produktivitas telah menjadi perhatian dan kepentingan utama di dalam sector public dikarenakan penggabungan nilai efisiensi dengan nilai daya tangga ppolitik, dan juga dikarenakan kondisi-kondisi ekonomi yang merugikan.

KESIMPULAN
Sumber Daya Manusia merupakan satu-satunya sumber daya yang memiliki akal, perasan, keinginan, kemampuan, keterampilan, pengetahuan, dorongan, daya dan karya. Semua potensi sumber daya manusia tersebut sangat berpengaruh terhadap upaya organisasi dalam pencapaian tujuannya.
MSDM ( ManajemnSumberDayaManusia) merupakan suatu gerakan pengakuan terhadap pentingnya unsure manusia sebagai sumber daya yang cukup potensial, yang perlu dikembangkan sedemikian rupa sehingga mampu memberikan kontribusi yang maksimal bagi organisasi dan bagi pengembangan dirinya.
MSDM merupakan bagian dari manajemen umumnya yang memfokuskan diri pada unsure sumber daya manusia.
Tugas MSDM berkisar pada upaya mengelola unsure manusia dengan segala potensi yang dimilikinya seefektif mungkin sehingga dapat diperoleh sumber daya manusia yang puas dan memuaskan bagi organisasi.
Relevansi dan pentingnya MSDM tidak terlepas dari berbagai perkembangan dan kemajuan yang dicapai dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Dampak berbagai kemajuan itu dapat bersifat positifat aupun negative.

Tugas manajer adalah bagaimana mengintegrasikan variable-variabel tersebut dan untuk itu seorang manajer memerlukan semacam suatu mekanisme guna melakukan penyesuaian yang diperlukan.
Tiga teori manajemen utama
1.      Teori manajemen tradisional
2.      Human relations
3.      Human resource management
Model MSDM ini menyadari bahwa orang mempunyai keinginan-keinginan untuk diterima, status dan pengakuan. Model ini melangkah agak lebihmaju, dengan mengemukakan bahwa banyak orang menginginkan kesempatan untuk mengembangkan dan menerapkan seluruh kemampuannya untuk memperoleh pemuasan dari pencapaian tuntutan dan tujuan yang berfaedah.
Perencanaan Sumber Daya Manusia merupakan fungsi yang pertama-tama harus dilaksanakan dalam organisasi. Perencanaan SDM adalah langkah-langkah tertentu yang diambil oleh manajemen guna menjamin bahwa bagi organisasi tersedia tenaga kerja yang tepat untuk menduduki berbagai kedudukan,jabatan,dan pekerjaan yang tepat pada waktu yang tepat.


0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

Copyright © Hi,Welcome to myblogger :) | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑